Pertumbuhan Industri daging di Indonesia Tercepat di dunia

Perlu diketahui, MDM merupakan daging yang dihasilkan dari pemisahan daging yang tersisa pada tulang setelah perlakuan deboning melalui perlakuan mekanis. Hampir seluruh dunia menggunakan MDM ayam sebagai bahan baku industri daging olahan seperti di Belanda, Turki, Prancis, Rusia, Amerika Serikat, negara-negara Amerika Selatan, Malaysia, Filipina dan Thailand. MDM merupakan hasil ikutan dari sisa proses pengolahan daging fillet.

Terbatasnya pasokan MDM dikarenakan masyarakat Indonesia masih belum terlalu banyak membutuhkan daging parting dalam bentuk fillet. Sedangkan jika menggunakan karkas utuh sebagai bahan baku nugget, tentunya biaya produksi akan naik karena harga karkas utuh lebih mahal sebesar 1,3 sampai 1,6 kali dari sisa proses deboning untuk fillet. MDM yang boleh dipergunakan untuk olahan ayam seperti nugget, diatur dalam SNI 6683 Tahun 2014 yang mendefinisikan nugget ayam sebagai produk olahan ayam yang dicetak, dimasak, dibuat dari campuran daging ayam giling yang diberi bahan pelapis dengan atau tanpa penambahan bahan makanan lain dan bahan tambahan makanan yang diperbolehkan.

Pembuatan nugget mencakup lima tahap, yaitu penggilingan (disertai dengan pencampuran bumbu, es dan bahan tambahan), pencetakan, pelapisan perekat tepung dan pelumuran tepung roti, Penggorengan awal (pre-frying) dan pembekuan. Pada umumnya bahan tambahan yang digunakan dalam pembuatan nugget adalah daging giling yang ditambah bahan pengikat, bahan pengisi, minyak jagung, tepung roti, dan bumbu-bumbu.

Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap yang telah dimuat di Majalah Poultry Indonesia Edisi November 2018 di halaman 31 dengan judul “Pertumbuhan Industri Pascapanen”.

Source: poultryindonesia.com

© 2018 Indo Livestock Expo & Forum organised by PT Napindo Media Ashatama. All Rights Reserved.