Kementan Distribusikan Jagung Bantu Peternak Ayam di Jateng

Total penyaluran jagung untuk Jawa Tengah 2 ribu ton yang didistribusikan ke sentra produksi peternakan ayam di Kendal dan Solo Raya, dengan tahap pertama di Kabupaten Kendal sebanyak 160 ton dan Solo Raya 140 ton

Pada kesempatan tersebut Sri Widayati mengataka, bantuan merupakan upaya pemerintah dalam memfasilitasi pemenuhan kebutuhan jagung bagi peternak mandiri sampai dengan akhir bulan Februari 2019. Hal itu sebagai bentuk pemerintah selalu peduli dan hadir di tengah-tengah kesulitan yang dihadapi oleh peternak.

Sri menjelaskan, pemerintah selalu di tengah-tengah masyarakat, sehingga setelah akhir Februari nanti peternak dapat membeli jagung dari sentra-sentra produksi jagung yang diperkirakan akan mulai memasuki masa panen raya pada akhir Februari 2019. Dengan begitu Ia berharap harga jagung di petani tidak jatuh pada saat panen raya, dilain pihak peternak juga masih mendapat harga yang wajar.

Serah terima jagung dilaksanakan di Divre Bulog Semarang diwakili oleh asosiasi peternak ayam mandiri (Pinsar Petelur Nasional). Sedangkan pendistribusian jagung ke peternak kabupaten Kendal diwakili oleh peternak Suwardi, untuk selanjutnya didistribusikan kepada Peternak Mandiri di Kabupaten Kendal. Sementara untuk Solo Raya diterimakan langsung kepada peternak Cecep Setyawan, Dian Sugiarto, dan Wulan Andriani, serta peternak lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Secara terpisah, Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) Petelur Nasional Kabupaten Kendal, Suwardi dan Ketua PINSAR Jawa Tengah, Parjuni mengatakan, atas nama peternak penerima bantuan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menteri Pertanian yang telah membantu peternak kecil. "Karena bantuan ini sangat betmanfaat bagi peternak untuk memperoleh jagung sesuai harga acuan. Mudah-mudahan dapat berlanjut kegiatan ini," ucapnya.

Peternak ayam layer di Kabupaten Kendal, Sumi menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah yang telah merespons dengan cepat menyalurkan bantuan ini, ini sangat membantu meringankan beban peternak, utamanya dalam mengatasi kesulitan bahan baku jagung. Pernyataan senada juga disampaikan oleh Ibu Wulan, Peternak Solo Raya yang mengapresiasi bantuan jagung ini dengan mengucapkan terimakasih kepada Bapak Menteri Pertanian.

"Dengan bantuan jagung ini, maka peternak mendapatkan harga jagung yang wajar, sehingga dapat mengurangi biaya produksi", pungkasnya.

Proses penyaluran jagung sampai saat ini masih terus berlangsung sampai dengan seluruhnya 2000 ton jagung yang didistribusikan kepada para peternak.

© 2018 Indo Livestock Expo & Forum organised by PT Napindo Media Ashatama. All Rights Reserved.