• header-indo-livestock.jpg
  • seminar.jpg
  • visitor.jpg

Budi Daya Ikan Hias, Bisnis Potensial

WE Online, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan kinerja ekspor ikan hias pada saat ini telah tumbuh signifikan sehingga layak bila para pembudi daya perikanan nasional mulai melirik komoditas tersebut.
"Sejak setahun belakangan ini kinerja ekspor ikan hias mencatatkan grafik pertumbuhan yang signifkan," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan KKP Achmad Poernomo di Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Achmad Poernomo memaparkan perkembangan nilai ekspor ikan hias periode tahun 1996-2013 mencapai 62,46 persen per tahun. Tingginya permintaan terhadap ikan hias juga diimbangi dengan kondisi budi daya di Tanah Air yang sudah cukup bagus. Alhasil, komoditas ikan hias saat ini dinilai telah mampu bersaing hingga masuk ke pasar Eropa dan Timur Tengah.

"Misalnya, di Timur Tengah. Kawasan ini mampu menyerap ikan hias asal Indonesia sebesar 40 persen," kata Achmad. Untuk wilayah Eropa, benua tersebut mampu menyerap sekitar 10-20 persen. Sementara sisanya adalah wilayah Amerika, Asia, dan Australia. Ia mengemukakan jenis ikan hias yang sudah merambah pasar luar negeri antara lain terumbu karang, clownfish (ikan badut), kepe, dan butterflyfish (ikan kupu-kupu).

Sedangkan, tren ikan hias dunia masih dipegang jenis ikan hias tetra sekitar 60 persen dan ikan hias siklit 30 persen serta sisanya adalah tanaman hias air dan ikan hias laut. "Kini harga di pasar luar negeri untuk ikan hias menyentuh harga 0,7 dollar AS sampai 100 dollar AS per ekor, tergantung jenisnya," katanya. (Ant)

sumber: http://wartaekonomi.co.id/read/2014/11/06/37584/budi-daya-ikan-hias-bisnis-potensial.html

Incorporating with

  • indodairy.png
  • indofeed.png
  • indofisheries.png

Supported by

                     

 

Official Local Publication

       
       
         

Supporting Publications

 
                   
         
                   
                   

 

 

Contact Online

Show Info

Date:   
17 - 19 May 2017

Venue:
Grand City Convex, Surabaya-Indonesia

Visiting hours:    
10.00am - 6.00pm ( 17-18 May 2017)
10.00am - 5.30pm ( 19 May 2017)