• header-indo-livestock.jpg
  • seminar.jpg
  • visitor.jpg

PETERNAKAN AYAM: Pasokan Induk Berlebih, Kementan Sarankan Diekspor

Bisnis.com, TANGERANG— Kementerian Pertanian menilai pemusnahan kelebihan stok induk ayam dengan dimusnahkan bukan cara yang tepat, semestinya diekspor.

“Menurut saya (dimusnahkan) itu cara yang tradisional, yang benar ya diekspor ke luar negeri,” ucap Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Muladno, di Tangerang, Rabu (7/10/2015).

Pasar Ekspor Telur Tetas Calon Indukan Ayam Tetap Perlu Diperluas

Bisnis.com, TANGERANG—Pemerintah berharap industri perunggasan terus memperlebar pasar ekspornya. Baru-baru ini pebisnis memperluasnya di Asia melalui perdagangan telur tetas induk ayam ke Myanmar.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Muladno mengatakan perluasan pasar itu dilakukan oleh PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Menko Maritim: Ada Enam Syarat Meningkatkan Perikanan Budidaya Indonesia

JAKARTA,KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo mengatakan adan enam syarat yang harus dipenuhi terkait pengembangan perikanan budidaya. Di mana di tahun 2019 target produksi perikanan budidaya sebesar 31,3 juta ton dengan nilai produksi Rp 356,8 triliun. 

"Pengembangan perikanan budidaya itu syaratnya adan enam. Harus ada lokasi, benih, pakan, antivirus, teknologi, dan terakhir itu pemasarannya," jelas Indroyono di Kantornya, Jakarta, Kamis (29/1/2015). 

Indonesia Akhirnya Berhasil Pijahkan Tuna Sirip Kuning

Jakarta – Untuk kali pertama, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sukses melakukan pemijahan ikan tuna sirip kuning  (yellow fin) di luar habitat. Keberhasilan dalam pemijahan ikan yang memiliki nama ilmiah Thunnus albacares ini pun menjadi sejarah baru bagi sektor kelautan dan perikanan nasional. Karena Indonesia menjadi negara pertama yang membudidayakan ikan pelagis ini dari mulai tahap pemijahan.

Page 3 of 3

Incorporating with

  • indodairy.png
  • indofeed.png
  • indofisheries.png

Supported by

                     

 

Official Local Publication

       
       
         

Supporting Publications

 
                   
         
                   
                   

 

 

Contact Online

Show Info

Date:   
17 - 19 May 2017

Venue:
Grand City Convex, Surabaya-Indonesia

Visiting hours:    
10.00am - 6.00pm ( 17-18 May 2017)
10.00am - 5.30pm ( 19 May 2017)