Fasilitas Pembiakan dan Penetasan Telur Ayam Diresmikan di Yogyakarta

Tempat penetasan atau hatchery milik WMU di Gunungkidul kini berkapasitas 2 juta telur per bulan.

“Salah satu tujuan dari peresmian hatchery dan breeding farm untuk mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi DIY dan memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Yogyakarta,” kata Direktur Utama WMU Ali Mas'adi dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2020).

Untuk breeding farm, WMU menyediakan bibit ayam hasil dari breeding farm yang dikelola secara modern, dengan fasilitas kandang closed house dan teknologi terbaru.

Fasilitas itu menerapkan sistem pemeliharaan Good Breeding Practice (GBP) secara ketat untuk meraih hasil produksi terbaik, yang dijalankan oleh para praktisi muda peternakan berpengalaman dan di bawah supervisi ahli serta akademisi peternakan unggas terbaik.

Sedangkan hatchery WMU memiliki fasilitas setter machine, hatcher machine, dan alat-alat vaksinasi modern dan menerapkan Good Manufacturing Practice (GMP), sehingga menghasilkan produk DOC yang berkualitas terbaik.

Seleksi telur dilakukan secara rutin untuk mendapatkan telur kualitas terbaik, dengan tingkat salable chick yang tinggi sebelum memasuki tahapan setting.

Seleksi berikutnya adalah grading dan sexing sebelum menuju proses boxing dan delivery untuk disalurkan ke peternakan ayam komersial internal maupun eksternal.

Selain hatchery dan breeding farm, perusahaan berbasis di Jakarta ini juga memiliki beberapa unit bisnis dengan fasilitas yang tersebar di Pulau Jawa, antara lain unit bisnis commercial broiler farm, commercial layer farm, slaughter house, dan feedmill

Secara korporasi, saat ini Widodo Makmur Holding terus berinvestasi hingga 12 Triliun di 5 tahun ke depan demi kemajuan industri pangan di Indonesia, tahun ini WMU salah satunya berinvestasi dalam Industri Peternakan Ayam Terpadu di Gunung Kidul," kata Tumiyana, pendiri WMP.

VBaru-baru ini, WMU melakukan groundbreaking pabrik pakan ayam di Ngawi, Jawa Timur, sebagai bagian dari pengembangan bisnis secara vertikal terintegrasi. Pabrik yang berlokasi di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren tersebut seluas 12,7 hektare (ha).

Pembangunan pabrik bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan unggas WMU, sehingga meniadakan ketergantungan dengan pihak lain. Pabrik tersebut juga berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja, terutama di Ngawi.

WMU telah menandatangani nota kerja sama dan surat perintah kerja dengan afiliasi Fuji Electric Group asal Jepang untuk membangun pabrik pakan di Ngawi pada tanggal 8 Juli 2020.

Saat ini, WMU juga memiliki pabrik pakan di Balaraja, Tangerang, Banten.

 

Sumber : https://money.kompas.com/read/2020/08/26/185055726/fasilitas-pembiakan-dan-penetasan-telur-ayam-diresmikan-di-yogyakarta?page=all#page2

© 2020 Indo Livestock Expo & Forum organised by PT Napindo Media Ashatama. All Rights Reserved.