Japfa Comfeed (JPFA) Buka Fasilitas Hatchery Baru di Bintan

Pembangunan fasilitas penetasan telur ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang disebut JPFA terus meningkat, khususnya di wilayah Kepulauan Riau. Adapun anak ayam usia sehari (day old chick/DOC) broiler yang diproduksi di hatchery ini nantinya bakal didistribusikan ke peternak di Tanjung Pinang, Batam, Tanjung Batu, dan Tanjung Balai Karimun.

Selain dibangun untuk menjamin pasokan daging ayam ras berkualitas, Head of Feed Operation Unit Medan & Padang Anwar Tandiono mengemukakan pembangunan fasilitas penetasan ini merupakan upaya perusahaan untuk menjamin kemandirian pangan.

Ia pun mengatakan bahwa fasilitas hatchery ini menyerap lebih dari 80 persen tenaga kerja lokal.

“Di Japfa, kami tidak hanya memberikan dukungan kepada pemerintah melalui penyediaan pasokan protein hewani yang berkualitas dengan harga terjangkau, namun kami juga mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan,” kata Anwar seperti dikutip dari keterangan resmi, Senin (26/8/2019).

Penyerapan tenaga lokal ini pun mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat. Pembangunan hatchery di kabupaten Bintan dinilai dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk memajukan perekonomian daerah.

Dalam acara peresmian fasilitas tersebut beberapa waktu lalu, Bupati Bintan Apri Sujadi mengharapkan Japfa dapat terus mengembangkan investasi di wilayah yang ia pimpin.

"Potensi yang kita lihat ke depan salah satunya ialah bagaimana industri menciptakan peluang dan tantangan yang dapat disinergikan dengan pemerintah daerah dalam rangka memajukan perekonomian di daerah ini. Hal tersebut tentu sangat kami harapkan,” jelas Apri.

Adapun Indojaya merupakan salah satu anak usaha JPFA yang dalam bidang agribisnis. Perusahaan ini bergerak di lini usaha di kegiatan produksi pakan ternak, pembibitan ayam dan kemitraan budi daya ayam broiler, serta budidaya perairan.

© 2018 Indo Livestock Expo & Forum organised by PT Napindo Media Ashatama. All Rights Reserved.